Begini 6 Cara Cerdas Mengatur Keuangan saat WFH, agar Tetap Tenang di Masa Pandemi

Pandemi memunculkan banyak istilah dan tatanan kehidupan baru. Satu diantaranya adalah WFH atau Work From Home. Suatu pengalihan aktivitas bekerja di kantor untuk bekerja di rumah saja, demi mengurangi laju penularan wabah virus ini. Meskipun WFH memiliki tujuan positif, namun faktanya juga memunculkan dampak negatif. Terlebih saat terkait dengan kondisi keuangan selama bekerja di rumah.

5 Dampak Negatif WFH

Lalu, apa sajakah dampak negatif saat seorang karyawan harus bekerja di rumah?

1.     Malas Gerak

WFH memunculkan fenomena baru yaitu malas gerak. Sebab aktivitas bekerja di rumah tidak terikat aturan waktu, dan aktivitasnya pun hanya sekedar memantau dan membuat laporan. Bahkan ada pula yang justru tidak melakukan pekerjaan sama sekali.

2.     Pekerjaan Kurang Efektif

Selain malas gerak, WFH juga mengakibatkan pekerjaan menjadi kurang efektif, dan hasilnya pun kurang maksimal, yang bisa jadi dikarenakan terbatasnya perangkat di rumah untuk digunakan bekerja.

3.     Kurang Maksimal Menuntut Ilmu

Bekerja di rumah juga mengurangi kesempatan untuk menambah ilmu secara langsung. Sebab perencanaan dan hasil evaluasi pekerjaan disampaikan secara online, yang bisa jadi kurang maksimal karena beberapa kendala, seperti kurang baiknya sinyal internet.

4.     Banyak Pengeluaran

Wfh juga memunculkan dampak banyaknya pengeluaran. Katakan seperti pulsa internet. Bahkan ada juga yang justru berjalan-jalan dan makan di luar bersama keluarga. Tak terkecuali godaan belanja online.

5.     Merasakan Dampak Pengurangan Penghasilan

Beberapa perusahaan mengurangi penghasilan karyawan saat harus bekerja di rumah. Sehingga pastinya akan menimbulkan dampak cukup serius terhadap kesehatan finansial.

6 Cara Cerdas Mengatur Keuangan Saat WFH

Lantas, bagaimana cara efektif mengatur keuangan saat WFH?

1.     Mengatur Ulang Anggaran Keuangan

Salah satu dampak bekerja di rumah adalah berkurangnya penghasilan. Alhasil Anda harus mengatur ulang anggaran keuangan bulanan. Terlebih Anda juga harus mewaspadai pengeluaran tidak terduga di luar anggaran rutin sebelumnya.

2.     Berhemat

Saat bekerja di rumah, Anda harus berpikir untuk menghemat pengeluaran, dengan mengurangi belanja yang sifatnya konsumtif. Pilih yang benar-benar merupakan kebutuhan, agar anggaran keuangan tetap mencukupi kebutuhan.

3.     Menabung

Menabung dan berinvestasi harus tetap dialokasikan, meskipun penghasilan berkurang akibat WFH. Alokasikan tabungan dan investasi sesuai kemampuan, agar kelak bermanfaat di saat benar-benar membutuhkan.

4.     Menjual Barang Tak Terpakai

Daripada menumpuk di rumah dan berpotensi rusak, ada baiknya Anda menjual barang yang masih bagus namun sudah tidak terpakai lagi. Dengan cara ini, Anda akan mendapatkan pemasukan yang bisa dimanfaatkan di kemudian hari.

5.     Menambah Penghasilan

Anda bisa mencoba menambah penghasilan saat harus bekerja di rumah. Manfaatkan sela-sela waktu WFH misalnya dengan menerima pekerjaan paruh waktu, memberi les tambahan, atau melakukan hobi yang berpotensi menghasilkan uang. Waktu tak terbuang percuma, Anda pun mendapat penghasilan tambahan.

6.     Menyiapkan Dana Darurat

Menyiapkan dana darurat sangat penting saat menjalani WFH dalam waktu yang tak bisa ditentukan. Sebab ada kalanya terjadi suatu hal di luar dugaan. Misalnya saat membutuhkan biaya berobat untuk anggota keluarga yang sakit. Alhasil jika tidak mempersiapkan dana darurat sebaik mungkin, pastinya berakibat pada kondisi keuangan kedepannya.

Situasi pandemi yang mendadak menghantam sendi kehidupan, menjadikan beberapa orang tidak siap dengan kondisi ini. Sehingga banyak sekali diantaranya yang mengeluh dengan berkurangnya penghasilan, dan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup. Terutama jika terjadi kondisi luar biasa yang membutuhkan banyak dana.

Nah, jika kondisi tersebut benar-benar terjadi, maka tetap harus mencari solusi agar permasalahan dapat terselesaikan dengan baik. Dan faktanya sebagian orang mulai menjadikan pinjam uang online, sebagai salah satu cara mengatasi persoalan keuangan. Seperti yang ditawarkan oleh aplikasi Tunaiku.

Tunaiku merupakan aplikasi KTA cepat, yang memberikan kemudahan di saat sangat membutuhkan dana. Tunaiku merupakan produk pinjaman online dari PT Bank Amar Indonesia Tbk, sebuah bank konvensional yang telah mengantongi izin dan pengawasan dari OJK.

Melalui aplikasi Tunaiku, Anda dapat mengajukan pinjaman dengan syarat mudah dalam hal pengajuan hingga pembayaran angsuran. Anda dapat meminjam dana dan melakukan angsuran sesuai kemampuan. Dan Anda tidak perlu cemas, karena Tunaiku merupakan aplikasi pinjaman online yang aman dan terpercaya.

Jadi, apakah saat ini Anda sedang membutuhkan dana darurat? Percayakan saja pada Tunaiku, sebagai solusi mengatasi persoalan keuangan Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page