Dinas Kominfo KKT Gandeng Bhakti Lakukan Pelatihan Teknisi VSAT Bagi 40 Peserta

Tanimbar.tvarnews.com–Dinas Kominfo Kepulauan Tanimbar melalui BAKTI Kementerian Kominfo melaksanakan Program Pelatihan Dasar Teknisi VSAT di Desa Tumbur Kecamatan Tanimbar Selatan Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Selasa, (14/11/2023).

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Kominfo merupakan langkah yang baik dalam rangka meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat desa tentang teknologi informasi dan komunikasi, khususnya di bidang jaringan VSAT dan perangkat lunak pendukungnya.
Program pelatihan yang dilakukan untuk 40 orang Peserta Ini pun dipastikan dapat membantu memperluas akses masyarakat desa ke informasi dan sumber daya, serta meningkatkan peluang ekonomi dan kemajuan desa.

Junus Fredrik Batlayeri, SH Kadis Kominfo Kepulauan Tanimbar mengatakan, Prinsip utama yang ada pada Kominfo, diera sekarang ini internet itu tidak pernah statis, internet itu dinamis berkembang dan berubah di setiap detik.

“Motivasi daripada kami di kominfo adalah, bagaimana penyiapan sumber daya manusia di dunia bahkan di Indonesia timur di kawasan perbatasan khususnya 3T ini mengalami digitalisasi yang sangat luar biasa sehingga terobosan ini kami bawa ke Tanimbar sehingga dengan kehadiran ini, pasti ada 40 (Empat puluh) anak Tanimbar yang telah memiliki sertifikat di tingkat Nasional yang siap bersaing keluar dan kemana saja, sehingga mereka tidak dikategorikan lagi sebagai kemiskinan digital,”ungkapnya.

Senada dengan Kadis Kominfo, Ali yang sebagai Tim layanan TI dari masyarakat menjelaskan, Kami dari Bhakti menyelenggarakan pelatihan ini untuk semacam intervensi daerah bahwa kami melihat adanya kebutuhan untuk teknisi di daerah ini masih sangat minim.

“Untuk itu dengan kebutuhan yang sangat panjang ini dibutuhkan talenta digital yang nantinya dibutuhkan di daerah,”ucap Ali.

Ditambahkan, Pelatihan lima hari ini adalah bagaimana menginstal, kemudian mengoperasikan dan pemeliharaan. Tetapi kalau untuk persebaran maka kita kembalikan kepada masing-masing peserta apakah mereka punya inisiasi untuk bergabung dengan operator atau SB lokal yang tentunya menggunakan satelit, tapi kalau untuk pemberdayaan ke desa maka kita kembalikan ke masing-masing peserta.

“Jadi kalau untuk saat ini yang kita latihkan ini adalah teknologi satelit tentunya ini berbeda dengan BTS yang ada di Tanimbar,”ucapnya.

Ali berharap agar pelatihan ini dilaksanakan tentunya untuk dapat menginisiasi dan mengembangkan kompetensi masing-masing peserta, pelatihan teknisi ini dilaksanakan untuk semua peserta dan mempunyai nilai tambah setelah mengikuti pelatihan dengan baik. Pungkasnya.

Rido selakau PT. Jarkomsat mengatakan, Manfaat yang paling utama dalam kegiatan ini yaitu, para peserta mendapatkan update ilmu dan teknologi serta implementasi serta praktek dan teori tentang semua alat transmisi sinyal.

“Sebetulnya yang kita ajari di sini bukan hanya VSAT tetapi kita ajarkan juga tentang radio Frekuensi, belajar tentang dasar-dasar telekomunikasi, tentang keselamatan kerja. Jadi, Belajar semua Ilmu dasar tentang pekerjaan dimulai dari K3 terutama untuk Frekuensi terutama jaringan telekomunikasi berbasis Satelit”. Tutupnya.

(Saily tvarnews.com).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page