Proyek Dinas Perkebunan Tanaman Pangan Dan Koltikultura Sumbar Mangkrak,PPK Mengatakan Aspirasi Dewan

Palupuah.Agam,tvarnews.comPresiden Prabowo Subianto menyebut kedaulatan pangan sebagai prasyarat kemerdekaan sejati, dengan sinyal kuat bahwa pembangunan infrastruktur pertanian harus merata menjangkau seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).
Dalam berbagai pernyataan resmi yang dipublikasikan pemerintah, Prabowo menegaskan komitmen kuat capai swasembada pangan sebagai prioritas pemerintahan — bukan hanya lewat produksi tapi juga melalui penyediaan infrastruktur yang mendukung pertanian dari hulu ke hilir.

Langkah langkah itulah yang harus dlakukan daerah daerah yang tertinggal, namun sayang proyek yang di laksanakan oleh dinas pangan dan holtikultura provinsi Sumatra Barat gagal alias Mangkrak didaerah jalan lintas Bukittinggi -Medan jorong sipisang Nagari Nan Tujuan kecamatan Palupuah Kabupaten Agam terlihat proyek gagal ditinggalkan oleh pekerja dan kontraktornya.

Awak media dan LSM melintas menuju Pasaman , tampak di jalan lintas Bukittinggi -Medan proyek tidak selesai, tim investigasi terlihat plang tulisan :
“Pemerintah Provinsi Sumatera Barat Dinas Perkebunan Tanaman Pangan Dan Koltikultura Provinsi Sumatera Barat Jl Raya Padang Indarung KM 8 Bandar Buat Kota Padang.

Kegiatan: Penataan Prasarana Pertanian.
Pekerjaan JUT Lokasi 77- Provinsi Sumatra Barat.
Lokasi Kelompok Tani Kubang Indah,Jorong Sipisang, Nagari Nan Tujuah.Kecamatan Palupuah.
Nilai Kontrak: Rp 185,754,449.
No.Kontrak : 903/2942/DPPA-SKPD/2025.
Tanggal Kontrak: 21 Oktober 2025.
Waktu Pelaksanaan: 45 (Empat Puluh Lima ) Hari Kalender.
Kontraktor Pelaksana: CV LEGUMER .
Konsultan Pengawas: PT PUTRA AULIA KONSULTAN. terlihat pekerjaannya tidak selesai alias mangkrak.

Selanjutnya tim investigasi konfirmasi kepada warga tempatan , mengatakan proyek ini tidak lagi dikerjakan bang hampir 1 bulan setengah ini lah bang, ditinggal sama pekerjanya, kami tidak tau apa sebab ditinggalkan pekerjaan ini, tampaknya kerja buat jalan untuk warga sini bang , tapi lihat aja sama Abang seberang sana, tampak plang nya bang di pinggir jalan kok bang. kalau kecewa tentu kami kecewa untuk apa dikerjakan kalau tidak manfaat bagi warga sini bang tutup warga yang tidak mau ditulis namanya.(4/1/2025).

Tim investigasi mendatangi kantor dinas perkebunan tanaman pangan dan holtikultura Provinsi Sumatra Barat UPTD BMSPP Jalan Bandar Buat kecamatan lubuk kilangan kota Padang Rabu 7/1/2025. Diruangan kerja kantor dinas perkebunan tanaman pangan dan hortikultura, tim investigasi bertemu dengan PPK Abdul Hamid dan Kabid Coy membenarkan proyek JUT lokasi 77 dan 78 Kabupaten Agam tidak terlaksanakan karena belum diteken kontraknya, itu sumbangan proyek untuk masyarakat PL, ditanya sama media akibat gagal pekerjaan.PPK menjawab tentunya karena tidak dikontrak tentunya tidak dibayarkan oleh negara, tanya wartawan lagi plang udah terpasang tentu tentu kontrak udah ada ? jawab PPK sepanjang masa proses lelang nomer udah kita kasih semua,,direncanakan nomer yang sudah diambil mereka sudah pasang Plangnya, penandatanganan kontrak itu belum ada,tidak dibayarkan sama sekali, direncanakan memang ditanggal 22 Oktober sampai tanggal 5 Desember pekerjaan selesai, yang jelas itu aspirasi anggota dewan epa, coy mengatakan juga kami belum mendatangi wali nagari terkait proyek tersebut, itu kami akan jumpai wali nagari yang disana tutup Kabid coy dan PPK Abdul Hamid.

Sebagai kontrol sosial’ tentu menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait proyek aspirasi dewan di jorong sipisang Nagari Nan Tujuan Kecamatan Palupuah Kabupaten Agam yang gagal tidak ada manfaat untuk masyarakat, kerugian negara tentu dipertanyakan apakah Masyakarat meminta kepada pemerintah agar kegiatan kegiatan di daerah kami bisa dinikmati hasil uang rakyat.

Rahman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page